Senin, 02 Mei 2016

Jenis Makanan yang Mengandung Kolesterol Tinggi


Berhati-hatilah dengan kolesterol. Karena kadar kolesterol yang tinggi di dalam darah melebihi batas maksimum 240 mg akan sangat rentan dengan berbagai ancaman penyakit yang serius, mulai dari hipertensi atau darah tinggi, serangan jantung, hingga stroke. Sebenarnya tubuh kita sehari-hari membutuhkan makanan dengan kandungan kolesterol. Namun jumlahnya terbatas, karena tubuh juga mampu memproduksi sendiri kolesterol dalam jumlah tertentu. Akibat, tambahan kolesterol yang kita perlukan melalui makanan setiap harinya tidak banyak. Menurut asosiasi penyakit jantung amerika, kebutuhan kolesterol perhari untuk orang normal adalah 300 mg. Jumlah ini menjadi lebih sedikit untuk orang yang sudah menderita kolesterol tinggi, yakni sekitar 200 mg perhari. Persoalannya adalah seringkali tidak mudah bagi kita untuk menghitung jumlah kolesterol dari setiap makanan yang kita konsumsi setiap hari. Dan setiap kelebihan kolesterol akan terus menumpuk di dalam darah hingga akhirnya melampaui batas toleransi. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mengenali jenis makanan yang mengandung kolesterol tinggi, dan berusahalah disiplin untuk menghindarinya.
·         Kuning Telur

Telur adalah makanan menyehatkan yang sering disarankan untuk dikonsumsi pada saat sarapan. Namun sebaiknya hindarilah mengonsumsi kuning telurnya terlalu banyak, karena kuning telur mengandung kolesterol yang sangat tinggi, yaitu mencapai 1435 mg untuk setiap 100 gram. Satu butir kuning telur memiliki berat sekitar 17 gram, dan mengandung lebih dari 200 mg kolesterol. Kandungan kolesterol pada kuning telur ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan jeroan ataupun seafood, sehingga usahakan tidak mengonsumsi lebih dari satu butir kuning telor setiap harinya. Namun hal ini tidak berlaku untuk putih telur. Bagian makanan ini mengandung banyak protein dan hampir tanpa kolesterol. Satu hal yang sering dilupakan adalah bahwa telur tidak hanya ada pada sarapan pagi saja, tetapi bisa terkandung dalam makanan lain seperti kue dan roti.
·         Daging

Daging sapi, kambing dan babi dikenal sebagai salah satu sumber makanan yang mengandung kolesterol tinggi dan jahat. Kandungan kolesterol per 100 gram dari daging sebenarnya tidak terlalu tinggi, yaitu sekitar 72mg untuk daging sapi dan 70mg untuk babi. Namun jumlah daging yang dikonsumsi dan cara pengolahannya yang sering menggunakan minyak goreng, membuat bahan makanan ini sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu sering. Beberapa bagian daging seperti iga memiliki kadar lemak yang sangat tinggi. Daging olahan seperti burger, sosis dan ham juga harus dibatasi konsumsinya. Makanan ini biasanya mengandung banyak lemak jenuh yang jahat dan sodium. Trend belakangan ini menujukkan bahwa banyak orang yang mulai beralih dari daging merah ke daging unggas seperti ayam dan bebek. Daging unggas memang memiliki kadar kolesterol yang lebih rendah dibanding daging merah, namun tetap tidak dianjurkan bila dikonsumsi terlalu sering. Apalagi jika cara mengonsumsinya adalah dengan digoreng. Ketika anda memakan daging ayam atau bebek, usahakan untuk tidak mengonsumsi bagian kulitnya, karena bagian inilah yang memiliki konsentrasi kolesterol paling tinggi.
·         Jeroan

makanan yang mengandung kolesterol tinggi adalah jeroan. Kandungan kolesterol dari jeroan jauh lebih tinggi dibanding daging. Jeroan juga mengandung kadar purin yang cukup tinggi, yang bisa menyebabkan penyakit asam urat. Bagian organ dari ternak potong ini sebaiknya dihindari sama sekali. Kandungan kolesterol dari jeroan jauh lebih tinggi dibanding daging. Jeroan juga mengandung kadar purin yang cukup tinggi, yang bisa menyebabkan penyakit asam urat. Otak sapi misalnya, bagi penggemar jeroan mungkin ini bagian yang peling enak karena teksturnya lembut dan rasanya gurih. Namun kandungan kolesterol pada otak sapi cukup tinggi, mencapai 200 mg per 100 gram. Hati atau lever bahkan memiliki kadar kolesterol lebih tinggi lagi, yaitu mencapai 564 mg per 100 gram. Padahal batas konsumsi kolesterol bagi orang normal adalah 300 mg per hari. Hati merupakan tempat diproduksinya kolesterol di dalam tubuh, jadi wajar saja jika kandungannya tinggi. Secara umum, semua jenis jeroan memang kurang bagus untuk kesehatan kita.
·         Seafood

Beberapa jenis seafood dikenal memiliki kandungan kolesterol yang cukup tinggi. Mereka adalah udang, kepiting, cumi, lobster dan kerang. Meskipun sepintas mereka tidak terlihat berlemak, namun kadar kolesterol dari hewan-hewan laut ini masuk ke dalam kategori makanan berkolesterol paling tinggi. Jika anda suka dengan makanan laut, cobalah dengan mengonsmsi ikan. Bahan makanan ini menyehatkan dan bahkan bisa membantu menurunkan kolesterol dalam darah. Beberapa jenis ikan berlemak seperti patin, tuna, salmon, mackarel dan ikan hering dikenal mengandung banyak omega 3 yang berperan dalam mengurangi kolesterol atau trigliserida dalam tubuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar