Senin, 02 Mei 2016

Gejala Penyakit Kolesterol


Tahukah anda bahwa gejala penyakit kolesterol bisa diketahui dari beberapa kondisi tubuh? Kolesterol bisa diketahui dengan cara pengecekan tingkat kolesterol baik atau high density lipoprotein (HDL), kolesterol jahat low density lipoprotein (LDL), dan kadar trigliserida didalam tubuh. Untuk mengetahui angka LDL dan HDL tersebut tentu saja harus melalui pemeriksaan yang cukup rumit yang dilakukan oleh tim medis. Pemeriksaan tingkat kolesterol memang perlu dilakukan secara rutin, hal ini untuk mencegah sumber penyakit lain seperti stroke, penyakit jantung dan beberapa penyakit lainnya. Kadar kolesterol normal untuk setiap manusia adalah 160 hingga 200 mg. Apabila kadar kolesterol berada diatas 240 mg maka seseorang tersebut terindikasi memiliki kolesterol yang tinggi. Gejala penyakit kolesterol memang cukup sulit dikenali, hal ini dikarenakan gejalanya mirip dengan penyakit lain dan terkadang sering diabaikan oleh kebanyakan masyarakat. Hal ini jika dibiarkan terus menerus dapat menyebabkan aterosklerosis yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah karena adanya tumpukan lemak di dalam pembuluh darah. Penumpukan lemak jahat ini bila tidak segera ditangani akan menyebabkan penyumbatan pembuluh darah yang akan menimbulkan beberapa gejala seperti sering kesemutan dan nyeri didalam dada bahkan kematian karena pasokan oksigen keseluruh tubuh melalui darah berkurang.

Pada kondisi normal penumpukan lemak jahat atau LDL bisa diatasi dengan HDL. HDL berfungsi untuk menghancurkan dan membersihkan tumpukan kolesterol jahat. Sayangnya pada orang yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi, kadar HDL tidak mampu untuk menghancurkan plak atau tumpukan lemak jahat sehingga terjadi penyempitan bahkan penyumbatan pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah keseluruh tubuh menjadi terganggu. Anda bisa melakukan beberapa langkah untuk mengetahui gejala penyakit kolesterol dengan mengenali tanda-tanda kolesterol yang biasanya sering membuat seseorang menjadi tidak nyaman. Mengetahui tanda-tanda kolesterol sejak dini merupakan langkah awal untuk mengantisipasi hal yang mungkin terjadi lebih buruk lagi jika anda memiliki kesibukan yang menyebabkan anda tidak mempunyai waktu untuk memeriksakan kadar kolesterol di rumah sakit atau dokter. Secara fisik kolesterol bisa dikenali dengan kondisi badan yang sering menggangu dan membuat tubuh merasa tidak nyaman. Berikut ini beberapa tanda-tanda kolesterol yang seharusnya anda waspadai karena merupakan indikasi tingkat kadar kolesterol yang tinggi.
·         Sering Kesemutan pada Kaki dan Tangan

Biasanya orang yang memiliki kolesterol tinggi sering mengalami kesemutan pada kaki dan tangan. Rasa kesemutan ini terjadi karena aliran darah yang tidak mencukupi pada syaraf kaki dan tangan. Biasanya rasa kesemutan ini terjadi ketika seseorang sedang duduk dalam waktu yang cukup lama atau aktivitas lain yang melibatkan kaki dan tangan. Apabila anda salah satu yang sering mengalami hal ini, anda perlu mewaspadai dan periksalah kadar kolesterol anda di rumah sakit atau dokter keluarga anda.
·         Sering Pusing

Gejala kolesterol selanjutnya adalah seringnya pusing pada bagian belakang kepala. Hal ini terjadi karena terjadinya penyempitan di pembuluh darah yang mengalirkan darah yang mengandung oksigen ke kepala. Bahaya yang timbul jika tidak segera diatasi adalah pecahnya pembuluh darah dan menyebabkan stroke.
·         Cepat Mengantuk

Orang yang sering mengantuk memiliki kadar kolesterol yang tinggi, hal ini biasanya terjadi pada orang yang memiliki kadar trigliserida diatas 600 bahkan 700 mg. Kadar trigliserida yang aman itu antara 150 hingga 200 mg, jadi sudah melampaui banyak sekali. Hal ini sungguh tidak baik untuk kesehatan dan menyebabkan penyempitan lemak jahat di pembuluh darah yang mengalirkan darah ke otak. Jika aliran darah ke otak terganggu maka asupan oksigen tidak mencukupi sehingga seseorang mudah merasa mengantuk dan malas untuk mengerjakan sesuatu.

Menurunkan Kadar Kolesterol dengan Tepat dan Efektif


Kolesterol dapat ditemukan dalam aliran darah dan di semua sel tubuh. Tubuh juga memproduksi semua kolesterol yang dibutuhkan. Low density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat dapat menyatu dengan lemak dan zat-zat lain yang kemudian menumpuk di dinding bagian dalam arteri. Karenanya, arteri bisa menjadi tersumbat dan menyempit, sehingga mengakibatkan aliran darah berkurang. High density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik membawa kolesterol berbahaya dari arteri dan membantu melindungi dari serangan jantung dan stroke. Kolesterol juga bisa meningkatkan beberapa resiko penyakit seperti diabetes dan tekanan darah tinggi. Hal paling penting untuk mengatasi angka kolesterol yang tinggi adalah dengan mengendalikan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Berikut ini adalah beberapa cara untuk menurunkan kadar kolesterol:
·         Buah dan Sayuran

Buah dan sayuran merupakan makanan yang banyak mengandung vitamin dan berfungsi dalam menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh. Buah-buahan tersebut termasuk didalamnya adalah Apel, Anggur, Apricot sedangkan sayurnya meliputi Kol, Bawang Putih, dan juga Ubi Jalar. Selain bebas kolesterol, buah dan sayuran juga sangat kaya akan serat dan pectin yang merupakan 2 unsur terbukti dalam menurunkan kadar kolesterol.
·         Anggur

Selain enak dan segar, buah anggur juga memiliki banyak khasiat baik untuk kesehatan. Salah satunya adalah sebagai penurun kolesterol yang ampuh. Buah anggur mengandung serat dan berbagai jenis senyawa flavonoid dan zat catechin yang berkhasiat menurunkan kolesterol LDL, sekaligus meningkatkan kolesterol baik (HDL). Untuk mendapatkan manfaat buah ini secara maksimal, sebaiknya minumlah jus anggur dua gelas setiap hari.
·         Lemon

Kandungan limonoids di dalam Lemon berguna untuk menurunkan kadar kolesterol jahat. Selain itu, lemon juga sangat kaya akan vitamin C yang merupakan antioksidan yang kuat. Nigerian Journal of Physiological Sciences pernah memberitakan bahwa vitamin C yang berasal dari lemon setelah dikonsumsi selama 30 hari bisa menurunkan kolesterol jahat secara signifikan.
·         Teh

Penelitian mengenai epigallocatechin gallate (EGCG) yang merupakan komponen bioaktif paling dominan di dalam teh terbukti bisa mencegah terjadinya percepatan (akselerasi) oksidasi kolesterol jahat (LDL). Dengan rutin meminum teh setiap hari dalam jumlah yang wajar akan bermanfaat untuk mengurangi terjadinya penyumbatan pembuluh darah yang bisa menjadi pemicu penyakit jantung. Kolesterol baik dibutuhkan oleh tubuh, sedangkan kolesterol jahat dapat menimbulkan masalah kesehatan bagi tubuh. Cara menurunkan kolesterol jahat yang berlebih dalam tubuh ialah dengan secara konsisten mengonsumsi makanan dan jenis minuman di atas yang telah terbukti baik secara ilmiah maupun empiris dalam menurunkan kadar kolesterol jahat. Mulai sekarang, konsumsilah makanan dan minuman di atas secara teratur dan konsisten.

Buah Penurun Kolesterol yang Efektif


Kolesterol merupakan salah satu lemak tubuh atau yang lebih dikenal dengan nama lipid. Sebagai lemak tubuh, kolesterol tentunya memiliki berbagai fungsi di dalam tubuh. Namun, jika kadar kolesterol jahat dalam darah mengalami kenaikan atau tinggi. Maka hal ini dapat menjadi masalah serius bagi kesehatan tubuh. Berbagai jenis buah-buahan terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol. Dalam keadaan normal atau stabil, kolesterol memang memiliki beberapa fungsi penting dalam tubuh manusia. Beberapa fungsi kolesterol sebagai lemak tubuh yaitu penyusun struktur pada membran sel, melindungi kulit dari racun dan masalah kekeringan, pembentukan vitamin D (bersama sinar UV) serta membentuk asam empedu di usus. Namun, kenaikan kadar kolesterol jahat dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti gangguan ereksi, gagal ginjal, serangan jantung, stroke serta meningkatnya resiko penyakit Alzheimer. Berikut adalah buah penurun kadar kolesterol yang efektif:
·         Jeruk nipis

Buah satu ini memang tidak tidak terlalu banyak dikonsumsi secara langsung. Jeruk nipis lebih banyak digunakan sebagai teman minum atau dicampur dalam masakan. Jeruk nipis mengandung senyawa flavonoid yang berkhasiat menghambat produksi kolesterol LDL, sehingga otomatis akan mengurangi resiko serangan jantung. Selain pada jeruk nipis, flavonoid juga banyak ditemui pada teh, tomat, brokoli, kedelai, delima, serta bawang merah dan bombay. Untuk menikmati jeruk nipis, cukup dengan mengiris-iris tipis dan masukan ke dalam gelas. Tuang air panas dan tunggu 30 menit, lalu diminum sampai habis. Sebaiknya diminum dua kali sehari, pagi dan malam. Jangan khawatir dengan perut Anda, karena jeruk nipis tidak akan membuat lambung menjadi perih.
Tomat

Tomat termasuk ke dalam buah penurun kolesterol yang paling ampuh. Tomat yang sudah dimasak memiliki khasiat yang hampir sama dengan obat kimia penurun kolesterol seperti statin (obat gangguan jantung). Bedanya, tomat tidak memberi efek samping yang buruk seperti sakit otot, lemas dan bahkan kerusakan saraf. Rahasia khasiat tomat ini ada pada senyawa likopen yang memberi warna merah pada tomat matang. Likopen merupakan antioksidan penting yang berkhasiat mengurangi resiko stroke dan serangan jantung. Selain likopen, tomat juga mengandung kalium dan vitamin B yang mampu menurunkan kolesterol dan tekanan darah tinggi. Untuk mendapatkan kandungan likopen terbaik, tomat sebaiknya dimasak terlebih dahulu karena likopen akan menjadi lebih mudah diserap oleh tubuh. 50 gram pasta atau setengah liter sari buah tomat akan memberikan perlindungan dari sakit jantung.
·         Jambu Merah

Jambu merah selama ini banyak dikonsumsi dengan cara dibuat jus. Jus jambu merah dipercaya sebagai asupan yang baik bagi penderita demam berdarah. Selain manfaat tadi, jambu merah juga ternyata salah satu buah penurun kolesterol yang baik. Hal ini karena jambu merah mengandung banyak vitamin dan senyawa baik seperti flavonoid, vitamin C dan E, karotenoid dan selenium. Antioksidan Flavonoid dikenal baik mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida. Hasil penelitian menujukkan, konsumsi jus jambu merah selama 2 bulan dengan dosis terukur mampu menurunkan kadar kolesterol hingga 52,64% dari total dan 82,23% LDL. Ini artinya khasiat jambu merah tidak kalah dengan 3,6 mg simvastatin per kg bobot tubuh. Selain senyawa di atas, jambu merah juga mengandung likopen, namun kandungannya tidak sebanyak tomat.
·         Blueberry

Buah blueberry sangat dianjurkan oleh para pakar kesehatan sebagai buah penurun kolesterol yang efektif. Senyawa Pterostilbene yang terdapat pada buah blueberry ini mampu merangsang protein reseptor yang ada dalam sel, yang berperan penting dalam menurunkan kolesterol dan lemak tubuh lainnya. Cara kerja senyawa ini ternyata mirip dengan Ciprofibrate, obat kimia penurun kolesterol yang cukup efektif. Bedanya, blueberry berkerja lebih akurat dengan target reseptor sel hati. Efek samping yang dihasilkan hampir tidak ada. Sementara Ciprofibrate sering membuat penggunanya merasa mual dan nyeri otot. Untuk mendapatkan khasiat blueberry secara optimal, sebaiknya buah ini dikonsumsi dalam kondisi segar. Selain blueberry, plum dan strawberry juga memiliki kandungan berkhasiat yang mirip.

Jenis Makanan yang Mengandung Kolesterol Tinggi


Berhati-hatilah dengan kolesterol. Karena kadar kolesterol yang tinggi di dalam darah melebihi batas maksimum 240 mg akan sangat rentan dengan berbagai ancaman penyakit yang serius, mulai dari hipertensi atau darah tinggi, serangan jantung, hingga stroke. Sebenarnya tubuh kita sehari-hari membutuhkan makanan dengan kandungan kolesterol. Namun jumlahnya terbatas, karena tubuh juga mampu memproduksi sendiri kolesterol dalam jumlah tertentu. Akibat, tambahan kolesterol yang kita perlukan melalui makanan setiap harinya tidak banyak. Menurut asosiasi penyakit jantung amerika, kebutuhan kolesterol perhari untuk orang normal adalah 300 mg. Jumlah ini menjadi lebih sedikit untuk orang yang sudah menderita kolesterol tinggi, yakni sekitar 200 mg perhari. Persoalannya adalah seringkali tidak mudah bagi kita untuk menghitung jumlah kolesterol dari setiap makanan yang kita konsumsi setiap hari. Dan setiap kelebihan kolesterol akan terus menumpuk di dalam darah hingga akhirnya melampaui batas toleransi. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mengenali jenis makanan yang mengandung kolesterol tinggi, dan berusahalah disiplin untuk menghindarinya.
·         Kuning Telur

Telur adalah makanan menyehatkan yang sering disarankan untuk dikonsumsi pada saat sarapan. Namun sebaiknya hindarilah mengonsumsi kuning telurnya terlalu banyak, karena kuning telur mengandung kolesterol yang sangat tinggi, yaitu mencapai 1435 mg untuk setiap 100 gram. Satu butir kuning telur memiliki berat sekitar 17 gram, dan mengandung lebih dari 200 mg kolesterol. Kandungan kolesterol pada kuning telur ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan jeroan ataupun seafood, sehingga usahakan tidak mengonsumsi lebih dari satu butir kuning telor setiap harinya. Namun hal ini tidak berlaku untuk putih telur. Bagian makanan ini mengandung banyak protein dan hampir tanpa kolesterol. Satu hal yang sering dilupakan adalah bahwa telur tidak hanya ada pada sarapan pagi saja, tetapi bisa terkandung dalam makanan lain seperti kue dan roti.
·         Daging

Daging sapi, kambing dan babi dikenal sebagai salah satu sumber makanan yang mengandung kolesterol tinggi dan jahat. Kandungan kolesterol per 100 gram dari daging sebenarnya tidak terlalu tinggi, yaitu sekitar 72mg untuk daging sapi dan 70mg untuk babi. Namun jumlah daging yang dikonsumsi dan cara pengolahannya yang sering menggunakan minyak goreng, membuat bahan makanan ini sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu sering. Beberapa bagian daging seperti iga memiliki kadar lemak yang sangat tinggi. Daging olahan seperti burger, sosis dan ham juga harus dibatasi konsumsinya. Makanan ini biasanya mengandung banyak lemak jenuh yang jahat dan sodium. Trend belakangan ini menujukkan bahwa banyak orang yang mulai beralih dari daging merah ke daging unggas seperti ayam dan bebek. Daging unggas memang memiliki kadar kolesterol yang lebih rendah dibanding daging merah, namun tetap tidak dianjurkan bila dikonsumsi terlalu sering. Apalagi jika cara mengonsumsinya adalah dengan digoreng. Ketika anda memakan daging ayam atau bebek, usahakan untuk tidak mengonsumsi bagian kulitnya, karena bagian inilah yang memiliki konsentrasi kolesterol paling tinggi.
·         Jeroan

makanan yang mengandung kolesterol tinggi adalah jeroan. Kandungan kolesterol dari jeroan jauh lebih tinggi dibanding daging. Jeroan juga mengandung kadar purin yang cukup tinggi, yang bisa menyebabkan penyakit asam urat. Bagian organ dari ternak potong ini sebaiknya dihindari sama sekali. Kandungan kolesterol dari jeroan jauh lebih tinggi dibanding daging. Jeroan juga mengandung kadar purin yang cukup tinggi, yang bisa menyebabkan penyakit asam urat. Otak sapi misalnya, bagi penggemar jeroan mungkin ini bagian yang peling enak karena teksturnya lembut dan rasanya gurih. Namun kandungan kolesterol pada otak sapi cukup tinggi, mencapai 200 mg per 100 gram. Hati atau lever bahkan memiliki kadar kolesterol lebih tinggi lagi, yaitu mencapai 564 mg per 100 gram. Padahal batas konsumsi kolesterol bagi orang normal adalah 300 mg per hari. Hati merupakan tempat diproduksinya kolesterol di dalam tubuh, jadi wajar saja jika kandungannya tinggi. Secara umum, semua jenis jeroan memang kurang bagus untuk kesehatan kita.
·         Seafood

Beberapa jenis seafood dikenal memiliki kandungan kolesterol yang cukup tinggi. Mereka adalah udang, kepiting, cumi, lobster dan kerang. Meskipun sepintas mereka tidak terlihat berlemak, namun kadar kolesterol dari hewan-hewan laut ini masuk ke dalam kategori makanan berkolesterol paling tinggi. Jika anda suka dengan makanan laut, cobalah dengan mengonsmsi ikan. Bahan makanan ini menyehatkan dan bahkan bisa membantu menurunkan kolesterol dalam darah. Beberapa jenis ikan berlemak seperti patin, tuna, salmon, mackarel dan ikan hering dikenal mengandung banyak omega 3 yang berperan dalam mengurangi kolesterol atau trigliserida dalam tubuh.

Mengetahui Sejak Dini Ciri-ciri Kolesterol Tinggi


Jika Anda tidak ingin berisiko mengalami berbagai penyakit karena kolesterol, maka artinya Anda harus mewaspadai ciri ciri kolesterol tinggi sejak dini. Gangguan kesehatan yang biasanya dialami oleh orang dewasa atau lansia adalah sebuah gangguan kesehatan yang banyak berisiko untuk menimbulkan terjadinya penyakit lain yang lebih kronis. Hal ini tentu sangat berbahaya bagi siapapun karena penyebab kolesterol tinggi juga biasanya sangat sepele dan sering diabaikan oleh kebanyakan orang. Namun dengan demikian bukan berarti remaja atau orang yang usianya masih muda tidak berisiko mengalami kolesterol tinggi. Oleh karena itu sudah seharusnya masyarakat mengetahui sejak dini apa saja, penyebab kolesterol tinggi dan juga apa saja gejalanya.

Kolseterol tinggi adalah sebuah gangguan kesehatan yang bisa disebabkan oleh hal-hal sederhana dan sepele. Namun jika hal-hal sepele tersebut tidak diperhatikan, maka tentunya akan berpengaruh bagi kesehatan. Bahkan apabila Anda sudah merasa mengalami ciri ciri kolesterol tinggi tetapi Anda tetap melakukan kebiasaan-kebiasaan yang menyebabkan kolesterol, maka risiko Anda terkena penyakit kronis akan semakin meningkat. Penyebab kolesterol yang paling sering terjadi adalah karena makanan sehari-hari yang Anda konsumsi. Contohnya adalah makanan-makanan berlemak yang berasal dari beberapa jenis daging seperti daging kambing. Namun ada juga sumber lemak lain yaitu lemak nabati yang berasal dari makanan seperti santan atau minyak kelapa. Maka dari itu untuk menjaga kondisi kesehatan Anda, tentu saja Anda harus menjaga makanan yang Anda konsumsi. Pastikan agar makanan yang Anda konsumsi tidak mengandung terlalu banyak lemak jenuh. Jika mengandung lemak jenuh, batasi konsumsinya dalam sehari.

Selain faktor makanan, kolesterol tinggi juga bisa terjadi karena berat badan berlebih. Berat badan berlebih ternyata tidak akan memberikan dampak untuk faktor kepercayaan diri saja. Akan tetapi kegemukan juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh Anda. Hal ini disebabkan karena saat terjadinya kelebihan berat badan, justru HDL atau kolesterol baik jumlahnya akan menurun. Maka dari itu Anda harus melakukan beberapa cara menurunkan kolesterol jahat supaya kesehatan Anda kembali seperti semula. Timbulnya berat badan berlebih ini biasanya diakibatkan oleh kurangnya aktivitas berolahraga. Jarang berolahraga ternyata bisa membuat jumlah LDL atau kolseterol jahat meningkat. Sedangkan jumlah HDL atau kolesterol baik justru akan menurun. Maka dari itu cobalah untuk lebih sering melakukan aktivitas-aktivitas ringan seperti berjalan kaki atau minimal membersihkan rumah. Hanya duduk dan tidur ternyata bisa meningkatkan risiko kolesterol tinggi.

Pada umumnya seorang penderita kolesterol tinggi akan mengalami rasa berat di bagian tengkuk dan rasa pegal di bagian pundaknya. Hal ini diakibatkan karena terjadinya hambatan pemasokan darah serta oksigen pada bagian yang terasa sakit tersebut. Penyumbatan bisa terjadi karena terjadinya penumpukan plak pada pembuluh darah. Selain itu biasanya penderita juga akan lebih sering mengalami sakit kepala. Ciri ciri kolesterol tinggi ini biasanya dialami karena terjadinya peningkatan jumlah kolesterol. Hal ini akan mengakibatkan terjadinya asteriskloreosis atau pengerasan pembuluh darah, dan nantinya suplai darah ke otak akan terhambat. Seseorang juga akan merasa lebih mudah mengantuk, karena adanya penyempitan pembuluh darah. Bahkan terkadang kolesterol tinggi juga bisa menutup pembuluh darah. Akibatnya tentu saja bisa membuat aliran darah yang seharusnya menyuplai oksigen ke otak menjadi terhambat. Hal ini tentu membuat seseorang menjadi lebih mudah mengantuk. Bukan hanya menjadi mudah mengantuk, tetapi permasalahan tersebut juga bisa mengakibatkan ciri ciri kolesterol tinggi lainnya, yaitu mudah lelah dan kesemutan. Jika usia Anda sudah lebih dari 30 tahun dan Anda sering mengalami gejala-gejala kolesterol tinggi seperti yang tadi sudah di jelaskan, lebih baik segera lakukan pemeriksaan kesehatan secara terperinci.

Jika setelah melakukan pemeriksaan ternyata kolesterol Anda tinggi, maka dari itu Anda harus segera menurunkan kadar kolesterol Anda. Ada beberapa cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk bisa membuat tubuh Anda kembali sehat. salah satunya adalah dengan berolahraga secara rutin. Selama ini mungkin Anda kurang melakukan olahraga secara rutin, sehingga Anda mengalami beberapa gejala kolesterol tinggi. Bahkan kebanyakan orang baru sadar ketika kolesterolnya tinggi setelah mereka mengalami beberapa gejalanya. Hal ini dikarenakan kesadaran orang untuk menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin masih sangat minim. Melakukan olahraga secara rutin bisa membantu Anda menjaga kesehatan jantung. Berolahraga selama kurang lebih 30 menit dalam sekali sesi olahraga dapat membantu Anda mengurangi kadar LDL atau kolesterol jahat di dalam tubuh.

Minggu, 01 Mei 2016

Apakah yang di Maksud dengan Kolesterol?


Kolesterol dapat ditemukan dalam aliran darah dan di semua sel tubuh. Tubuh juga memproduksi semua kolesterol yang dibutuhkan. Low density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat dapat menyatu dengan lemak dan zat-zat lain yang kemudian menumpuk di dinding bagian dalam arteri. Karenanya, arteri bisa menjadi tersumbat dan menyempit, sehingga mengakibatkan aliran darah berkurang. High density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik membawa kolesterol berbahaya dari arteri dan membantu melindungi dari serangan jantung dan stroke. Kedua jenis lemak ini, bersama dengan trigliserida dan kolesterol Lp (a), merupakan jumlah kolesterol total, yang sering digunakan dalam pemeriksaan kadar kolesterol darah. Ketika terlalu banyak LDL (kolesterol jahat) beredar dalam darah, mereka perlahan-lahan dapat menumpuk di dinding bagian dalam arteri yang memberi nutrisi ke jantung dan otak. Bersama dengan zat lainnya, LDL dapat membentuk plak yang dapat mempersempit arteri dan membuatnya kurang fleksibel. Kondisi ini dikenal sebagai aterosklerosis. Jika gumpalan darah terbentuk dan menyumbat arteri yang menyempit, serangan jantung atau stroke dapat terjadi.

Sekitar seperempat sampai sepertiga kolesterol darah dibawa oleh high density lipoprotein (HDL). Kolesterol HDL dikenal sebagai kolesterol baik, karena kadar HDL yang tinggi dapat melindungi terhadap serangan jantung. Rendahnya tingkat HDL (kurang dari 40 mg/dL untuk pria dan kurang dari 50 mg/L untuk wanita) juga meningkatkan risiko penyakit jantung. Para ahli medis berpikir bahwa HDL cenderung untuk membawa kolesterol dari arteri dan kembali ke hati. Beberapa ahli juga percaya bahwa HDL mampu menghilangkan kelebihan kolesterol dari plak arteri, dan memperlambat penumpukan.

Trigliserida merupakan salah satu bentuk lemak yang dibuat dalam tubuh. Peningkatan trigliserida dapat disebabkan oleh kelebihan berat badan atau obesitas, aktivitas fisik, merokok, konsumsi alkohol dan diet karbohidrat yang sangat tinggi (60 persen dari total kalori atau lebih). Orang dengan trigliserida tinggi seringkali memiliki kadar kolesterol total yang juga tinggi, biasanya dengan LDL yang tinggi dan HDL yang rendah. Banyak orang dengan penyakit jantung atau diabetes juga memiliki kadar trigliserida yang tinggi.

Kolesterol Lp (a) adalah variasi genetik dari LDL (kolesterol jahat). Kadar Lp (a) yang tinggi merupakan faktor risiko yang signifikan untuk pengembangan dini penumpukan lemak di arteri. Lp (a) tidak sepenuhnya dipahami, tetapi mungkin ia berinteraksi dengan zat-zat yang ditemukan di dinding arteri dan berkontribusi terhadap penumpukan deposit lemak. Oleh karenanya, memeriksakan kadar kolesterol LDL dapat membantu menentukan risiko penyakit jantung. Jika kolesterol LDL Anda tinggi, pengobatan dapat mengurangi kesempatan Anda untuk mengalami serangan jantung.

Banyak faktor yang dapat menyebabkan kolesterol, salah satunya adalah gaya hidup. Kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Hal yang paling berpengaruh terhadap kadar kolesterol dalam darah adalah tingginya kadar lemak jenuh dalam makanan tersebut. Makanan-makanan yang tinggi kadar lemak jenuh antara lain santan, jeroan, otak sapi, daging kambing, daging bebek dengan kulit, kulit ayam, kerang, udang, cumi, dan telur burung puyuh. Selain gaya hidup dan makanan yang tidak sehat, ada beberapa kondisi yang bisa mengubah kadar kolesterol seseorang menjadi tinggi, di antaranya adalah tekanan darah tinggi dan diabetes, kelenjar tiroid yang kurang aktif, penyakit hati, dan penyakit ginjal. Kolesterol tinggi juga rentan dialami oleh ras-ras tertentu di dunia. Seseorang yang berketurunan Bangladesh, India, Sri lanka, atau Pakistan lebih berisiko mendapatkan kolesterol tinggi. Selain ras, usia juga menjadi faktor penentu. Seiring pertambahan usia, risiko untuk terkena penyempitan arteri atau aterosklerosis semakin meningkat.

Makanan untuk Meningkatkan Kadar Kolesterol HDL


Salah satu cara terbaik untuk membersihkan tubuh dari penyumbatan arteri akibat LDL (low density lipoprotein) atau kolesterol “jahat” adalah dengan mengonsumsi makanan yang mampu meningkatkan kadar kolesterol “baik” atau HDL (high-density lipoprotein). HDL menurunkan risiko penyakit jantung koroner dengan menghilangkan kolesterol LDL dari dinding arteri dan mengirimnya ke hati untuk diproses. Berikut adalah makanan untuk meningkatkan kadar kolesterol HDL dalam darah.
·         Makanan Kaya Niacin dan Serat Larut

Niacin atau vitamin B3 terbukti bisa meningkatkan kolesterol HDL pada orang dengan LDL tinggi. Penggunaan suplemen niacin harus dilakukan dengan pengawasan dokter. Selain suplemen, terdapat juga makanan yang mengandung banyak niasin. Beberapa makanan dengan niasin tinggi diantaranya adalah produk susu, kacang, sereal, gandum, kalkun, ayam panggang, dan fillet sapi panggang. Makan setidaknya dua porsi makanan yang mengandung serat larut dapat meningkatkan kolesterol HDL sekaligus mengurangi tingkat kolesterol total. Serat larut terdapat dalam biji-bijian, gandum, beras merah, kacang polong, jeruk, apel, dan anggur.
·         Minyak Goreng

Minyak goreng tinggi lemak tak jenuh tunggal, seperti minyak canola dan minyak zaitun bisa meningkatkan kolesterol HDL. Minyak goreng yang kaya asam lemak omega-3 seperti minyak safflower dan bunga matahari dapat mengurangi kadar kolesterol total. Menggunakan salah satu dari minyak ini sebagai pengganti minyak kelapa akan berakibat positif pada jantung.
·         Produk Kedelai

Mengonsumsi setidaknya dua porsi per hari produk kedelai seperti tahu atau tempe bisa menjadi makanan untuk meningkatkan kadar kolesterol HDL. Produk kedelai mengandung serat larut dan isoflavon. Isoflavon bertindak sebagai hormon pertumbuhan dan secara alami meningkatkan HDL serta menurunkan kolesterol LDL.
·         Bawang Merah Mentah dan Alkohol dalam Jumlah Moderat

Makan satu setengah bawang merah mentah per hari akan meningkatkan HDL secara signifikan. Agar lebih mudah dikonsumsi, irisan bawang merah mentah dapat dicampur dengan berbagai makanan seperti salad atau telur dadar. Meskipun minum alkohol secara berlebihan dapat berkontribusi pada penyakit jantung dan penyakit lainnya, laporan IntelliHealth menyatakan bahwa minum alhohol dalam jumlah moderat 1-2 gelas per hari akan meningkatkan HDL sebanyak 10 persen.

Cara Menurunkan Kolestrol yang Tepat dan Efektif


Kolestrol merupakan suatu penyakit yang disebabkan karena banyaknya kandungan minyak yang di makan dan banyaknya lemak yang terkandung di dalam darah. Kebanyakan orang pada saat terkena kolesterol mereka merasa tidak nyaman dan sering mengalami tegang karena disebabkan adanya kandungan minyak dan lemak dalam makanan tersebut. Sebenarnya kolesterol sangat berperan bagi kesehatan terutama untuk membantu proses pembentukan dinding sel dan bermanfaat sebagai salah satu bahan baku pembentukan hormon pada tubuh. Namun, apabila kadar kolesterol dalam darah sudah melebihi kebutuhan, dapat mengakibatkan timbulnya berbagai penyakit seperti stroke dan jantung koroner. Kolesterol dapat dikategorikan normal apabila adalah kadar kolesterol kurang dari 200 mg/dl. Sedangkan jumlah kolesterol sudah di atas 240 mg/dl, maka kemungkinan dapat berisiko terserang penyakit yang disebabkan karena kolesterol. Berikut ini adalah cara menurunkan kolesterol yang tepat dan efektif.
·         Berjalan-jalan

Apabila tidak terbiasa dengan berolahraga secara rutin, Anda dapat menggantinya dengan berjalan-jalan. Berjalan-jalan merupakan cara menurunkan kolesterol yang sangat mudah, menyehatkan, dan hemat karena hanya membutuhkan sepasang sepatu. Latihan aerobik setiap pagi dapat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol yang pada akhirnya dapat tercegah dari berbagai penyakit berbahaya dan dapat menyehatkan tubuh, misalnya seperti stroke, penyakit jantung, menurunkan berat badan, menjaga tulang tetap kuat.
·         Hindari Stress

Stress dapat meningkatkan tekanan darah semakin tinggi sehingga menambah risiko aterosklerosis, yang terjadi ketika plak kolesterol menumpuk di dalam pembuluh arteri. Dalam suatu penelitian menunjukkan bahwa beberapa orang, stress mungkin dapat langsung meningkatkan kadar kolesterol dalam darah dan bahkan dapat meningkat secara drastis. Untuk mengurangi stress yang sedang di alami, Anda bisa mencoba untuk tidur atau beristirahat sejenak
·         Lebih sering Mengkonsumsi Makanan Laut

Mulai sekarang, konsumsilah sesuatu yang hidup di laut. Tetapi tidak semua makanan laut dapat menyehatkan, ada saja yang buruk bila masuk ke dalam tubuh. Maka dari itu, Anda harus tahu jenis makanan laut yang menyehatkan jantung. Makanan laut yang bagus di konsumsi adalah ikan yang kaya akan lemak esensial omega-3 (sehat) dan rendah lemak jenuh. Asam lemak omega-3 dibutuhkan tubuh untuk membantu membersihkan trigliserida, kolesterol secara total, dan LDL kolesterol. Sumber dari ikan berlemak misalnya, salmon, tuna, sarden, dan trout. Perlu diingat, agar manfaat yang terdapat di setiap ikan tidak hilang ataupun berkurang, sebaiknya Anda mengolah atau membuatnya menjadi matang dengan cara diuap atau dibakar atau dipanggang. Jangan digoreng dengan minyak karena jika sudah masuk ke tubuh, lemak yang dikandungnya sudah berubah menjadi jahat.
·         Jangan Lewatkan Sarapan, Mulailah dengan Gandum 

Dengan sarapan, perut Anda akan terisi dan otak bisa konsen mengurus pekerjaan. Jika sebaliknya, otak akan merespon tubuh kekurangan nutrisi dengan sinyal lapar, hal ini sering mengganggu seseorang selama beberapa jam hingga dirinya memenuhi keinginan tubuh untuk makan. Tidak melewatkan sarapan besar kaitannya dengan penurunan berat badan dan kolesterol. Anda mesti tahu, tidak semua jenis makanan cocok dijadikan sebagai sarapan. Lebih baik konsumsi makanan yang tinggi serat dan karbohidrat, seperti gandum atau sereal. Kedua makanan tersebut mengandung serat dan karbohidrat kompleks yang dapat menjaga perut terasa kenyang lebih lama. Dengan begitu, Anda tidak akan tergoda dengan aroma makanan yang mengandung lemak jahat. Selain itu, memulai hari dengan sarapan gandum atau sereal juga membantu mengurangi kolesterol LDL. Jika Anda kurang suka atau belum tahu cara menyajikannya, bisa mencari alternatif sarapan lain dengan beras merah. Beras merah sudah banyak yang jual, belilah yang paling berkualitas. Beras merah juga dikategorikan sebagai makanan yang menjadi bagian penting dari strategi penurunan berat badan (diet).

Apa saja Gejala Penyakit Kolesterol?


Gejala penyakit kolesterol, umumnya gejala ini menunjukkan bahwa kita telah terindikasi penyakit akibat kolesterol yang tinggi yaitu dislipidemia atau gejala aterosklerosis juga sudah muncul. Oleh karena itu, jauh sebelum gejala ini muncul sebaiknya kita sudah melakukan pemeriksaan kolesterol darah agar dapat mengurangi beban masalah kolesterol. Jika tubuh kita memiliki kolesterol yang tinggi dan kita beresiko tinggi untuk memiliki kadar kolesterol tinggi. Maka tubuh kita akan mengalami dua atau lebih gejala-gejala di bawah ini, gejala yang umumnya muncul tersebut adalah sebagai berikut:
·         Diare

Dalam metabolisme lemak, tubuh kita hanya menyerap sepertiga kebutuhan kolesterol dari makanan yang kita konsumsi. Secara normal hati kita memiliki kemampuan untuk menyesuaikan produksi kolesterol sesuai dengan kebutuhan tubuh. Tetapi hal ini terjadi pada kondisi tertentu yaitu hati tidak mampu mengenali kebutuhan tersebut dan mengalami masalah dalam memetabolisme lemak. Jika kolesterol yang tersedia sangat banyak, berpotensi mengakibatkan masalah dalam sistem pencernaan dan penyerapan lemak. Dengan terganggunya proses metabolisme lemak maka akan muncul gejala penyakit kolesterol yaitu gejala diare yang berlebihan sebagai efeknya.
·         Merasakan Letih dan Migrain

Jika makanan tidak dicerna dengan baik (efek masalah metabolisme lemak), dan bertahan lebih lama di dalam saluran pencernaan, maka tubuh kita akan merasa kenyang. Rasa kenyang ini memberikan signal kepada otak untuk tidak menambah asupan makanan. Sehingga memunculkan rasa letih, penat, dan bahkan migrain karena pada kondisi sebenarnya tubuh dalam keadaan kekurangan energi.
·         Emosi yang Berlebihan

Sekitar 25% kolesterol yang berada di tubuh kita berada di otak kita. Dan otak merupakan bagian tubuh yang memiliki kuota kolesterol paling banyak dari pada organ tubuh lainnya. Oleh karena itu, jika terjadi masalah dalam metabolisme lemak akan berkaitan dengan produksi kolesterol darah. Berdasarkan berbagai penelitian menunjukkan mengenai eratnya keterkaitan kolesterol dengan penyakit alzeimer dan penyakit neurologis lainnya. Selain itu, tingginya kolesterol LDL dan rendahnya kolesterol HDL berhubungan dengan depresi, penurunan memori otak, dan emosi yang berlebihan.
·         Kulit ikut Berubah

Dokter sering melakukan pengecekan kolesterol pada seseorang yang telah mengeluh merasakan beberapa gejala penyakit kolesterol tinggi lain untuk memastikan dengan cara mengangkat atau menggantung atau meletakkan kaki di atas meja atau bangku. Pada awalnya, kaki akan berwarna putih karena aliran darah terganggu. Tetapi, lama kelamaan terjadi perubahan warna menjadi kemerahan atau keunguan sebab pembuluh darah mengalami pelebaran dan darah mulai teralir ke kaki dan juga penderita kolesterol akan melihat jari-jari kaki menjadi pucat ketika duduk karena kurangnya sirkulasi.

Pengertian Kolesterol Tinggi


Kolesterol tinggi atau hiperkolesterolemia adalah kondisi dimana tingkat kolesterol dalam darah yang melampaui kadar normal. Kolesterol itu sendiri adalah senyawa lemak berlilin yang sebagian besar diproduksi di hati dan sebagian lainnya didapatkan dari makanan. Kondisi kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko terkena penyakit serius. Penyakit yang dialami penderita kolesterol tinggi biasanya dikaitkan dengan adanya pengendapan kolesterol berlebihan pada pembuluh darah, seperti stroke dan serangan jantung. Kelebihan kolesterol bisa terjadi akibat mengonsumsi makanan dengan kandungan kolesterol tinggi atau karena kurang berolahraga. Namun, kondisi ini juga bisa terjadi akibat faktor keturunan.

Sebenarnya kolesterol dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu membangun sel-sel baru agar tubuh bisa tetap berfungsi secara normal. Selain itu, kolesterol juga membantu tubuh memproduksi vitamin D, sejumlah hormon, dan asam empedu untuk mencerna lemak. Di dalam darah, kolesterol dibawa oleh protein. Gabungan keduanya disebut dengan lipoprotein. Dua jenis utama lipoprotein adalah lipoprotein dengan kepadatan rendah (LDL) yang biasa disebut dengan kolesterol jahat dan lipoprotein dengan kepadatan tinggi (HDL) yang biasa disebut dengan kolesterol baik. LDL bertugas mengangkut kolesterol dari organ hati ke sel-sel yang membutuhkan. Namun jika jumlah kolesterol tersebut melebihi kebutuhan, maka dapat mengendap pada dinding-dinding arteri dan menyebabkan penyakit. Di lain sisi, HDL sebagai kebalikan dari LDL, bertugas mengangkut kolesterol kembali ke dalam organ hati. Di dalam hati, kolesterol akan dihancurkan atau dikeluarkan oleh tubuh melalui kotoran.

Kadar kolesterol dalam darah yang disarankan bisa bervariasi, tergantung apakah orang tersebut memiliki risiko lebih tinggi atau lebih rendah untuk terkena penyakit pembuluh arteri. Jumlah kolesterol dalam darah bisa diukur dengan melakukan tes darah. Anda sebaiknya melakukan pemeriksaan kadar kolesterol dalam darah jika kelebihan berat badan, memiliki tekanan darah tinggi, berpenyakit diabetes, atau memiliki penyakit lainnya yang dapat meningkatkan kadar kolesterol. Diagnosis kadar kolesterol juga dianjurkan jika seseorang memiliki keluarga dekat yang menderita penyakit akibat kolesterol, atau keluarga dekat yang memiliki riwayat penyakit kardiovaskular pada usia dini. Bagi mereka yang pernah terdiagnosis memiliki penyakit jantung koroner, stroke ringan, atau penyakit arteri perifer, disarankan melakukan pemeriksaan ini juga.

Dampak kolesterol adalah ketika kolesterol berlebihan mengendap pada dinding arteri, maka aliran darah di jantung, otak, dan bagian tubuh lainnya bisa terhambat. Dengan kata lain, kolesterol tinggi meningkatkan risiko seseorang terkena penyempitan arteri atau aterosklerosis, penggumpalan darah di bagian-bagian tubuh tertentu, stroke ringan, stroke, dan serangan jantung. Kadar kolesterol yang tinggi juga dapat menyebabkan rasa sakit di dada bagian depan atau pada lengan (angina) ketika seseorang mengalami stress atau melakukan kegiatan fisik yang berat. Selain itu, kolesterol tinggi juga meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung koroner. Jika tidak mengubah pola makan dan tidak berhenti merokok, penderita kolesterol tinggi akan lebih berisiko terkena stroke atau penyakit jantung. Pada rokok ditemukan sebuah zat kimia yang disebut akrolein. Zat ini dapat menghentikan aktivitas kolesterol baik atau HDL untuk mengangkut timbunan lemak menuju hati. Akibatnya bisa terjadi penyempitan arteri atau aterosklerosis. Selain itu, risiko penderita juga meningkat jika dia menderita hipertensi, diabetes, atau memiliki keluarga yang menderita penyakit jantung atau stroke. Kolesterol tinggi juga bisa disebabkan oleh kondisi genetik (keturunan) yang disebut dengan familial hypercholesterolaemia (FH). Kadar kolesterol penderita kondisi ini tetap tinggi meski telah mengonsumsi makanan sehat.

Gaya hidup sehat sangat diperlukan dalam mengatasi kondisi kolesterol tinggi. Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang adalah salah satu langkah utama yang bisa dilakukan dalam mencegah atau menurunkan kadar kolesterol. Kandungan lemak dalam makanan harus rendah. Cobalah ganti konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dengan buah-buahan dan sayur-sayuran, serta biji-bijian utuh (misalnya roti gandum utuh). Dengan begitu, kadar kolesterol dalam tubuh akan tetap rendah. Selain diet sehat, segera mulai melakukan olahraga secara rutin dan turunkan berat badan bagi yang mengalami kelebihan berat badan. Tidak kalah penting, juga harus hindari merokok.