Minggu, 01 Mei 2016

Apa saja Gejala Penyakit Kolesterol?


Gejala penyakit kolesterol, umumnya gejala ini menunjukkan bahwa kita telah terindikasi penyakit akibat kolesterol yang tinggi yaitu dislipidemia atau gejala aterosklerosis juga sudah muncul. Oleh karena itu, jauh sebelum gejala ini muncul sebaiknya kita sudah melakukan pemeriksaan kolesterol darah agar dapat mengurangi beban masalah kolesterol. Jika tubuh kita memiliki kolesterol yang tinggi dan kita beresiko tinggi untuk memiliki kadar kolesterol tinggi. Maka tubuh kita akan mengalami dua atau lebih gejala-gejala di bawah ini, gejala yang umumnya muncul tersebut adalah sebagai berikut:
·         Diare

Dalam metabolisme lemak, tubuh kita hanya menyerap sepertiga kebutuhan kolesterol dari makanan yang kita konsumsi. Secara normal hati kita memiliki kemampuan untuk menyesuaikan produksi kolesterol sesuai dengan kebutuhan tubuh. Tetapi hal ini terjadi pada kondisi tertentu yaitu hati tidak mampu mengenali kebutuhan tersebut dan mengalami masalah dalam memetabolisme lemak. Jika kolesterol yang tersedia sangat banyak, berpotensi mengakibatkan masalah dalam sistem pencernaan dan penyerapan lemak. Dengan terganggunya proses metabolisme lemak maka akan muncul gejala penyakit kolesterol yaitu gejala diare yang berlebihan sebagai efeknya.
·         Merasakan Letih dan Migrain

Jika makanan tidak dicerna dengan baik (efek masalah metabolisme lemak), dan bertahan lebih lama di dalam saluran pencernaan, maka tubuh kita akan merasa kenyang. Rasa kenyang ini memberikan signal kepada otak untuk tidak menambah asupan makanan. Sehingga memunculkan rasa letih, penat, dan bahkan migrain karena pada kondisi sebenarnya tubuh dalam keadaan kekurangan energi.
·         Emosi yang Berlebihan

Sekitar 25% kolesterol yang berada di tubuh kita berada di otak kita. Dan otak merupakan bagian tubuh yang memiliki kuota kolesterol paling banyak dari pada organ tubuh lainnya. Oleh karena itu, jika terjadi masalah dalam metabolisme lemak akan berkaitan dengan produksi kolesterol darah. Berdasarkan berbagai penelitian menunjukkan mengenai eratnya keterkaitan kolesterol dengan penyakit alzeimer dan penyakit neurologis lainnya. Selain itu, tingginya kolesterol LDL dan rendahnya kolesterol HDL berhubungan dengan depresi, penurunan memori otak, dan emosi yang berlebihan.
·         Kulit ikut Berubah

Dokter sering melakukan pengecekan kolesterol pada seseorang yang telah mengeluh merasakan beberapa gejala penyakit kolesterol tinggi lain untuk memastikan dengan cara mengangkat atau menggantung atau meletakkan kaki di atas meja atau bangku. Pada awalnya, kaki akan berwarna putih karena aliran darah terganggu. Tetapi, lama kelamaan terjadi perubahan warna menjadi kemerahan atau keunguan sebab pembuluh darah mengalami pelebaran dan darah mulai teralir ke kaki dan juga penderita kolesterol akan melihat jari-jari kaki menjadi pucat ketika duduk karena kurangnya sirkulasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar